banner

Artikel Hipertensi / Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi / Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah keadaan dimana tekanan pada pembuluh darah arteri diatas normal, jantung akan bekerja lebih berat dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah ke seluruh tubuh.

Tekanan darah melibatkan dua pengukuran, sistolik dan diastolik, dimana tekanan sistolik merupakan tekanan pada saat jantung berkontraksi dan tekanan diastolik merupakan tekanan pada saat jantung berelaksasi.

Dikatakan hipertensi atau tekanan darah tinggi bila peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg.

cara_tensi.JPG

 

 KLASIFIKASI HIPERTENSI

Menurut Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure (JNC 7, 2003), klasifikasi tekanan darah untuk dewasa 

jnc7.png

 

Gejala dan Tanda Hipertensi :

 

Pada beberapa orang tidak memiliki tanda dan gejala, sehingga sangat disarankan untuk rajin memeriksa tekanan darah secara rutin.

   -  Sakit kepala

   -  Mimisan / perdarahan hidung

   -  Jantung berdebar – debar

   -  Mudah lelah

 

Komplikasi Hipertensi :

Bila penyakit darah tinggi tidak diobati, bisa menimbulkan beberapa komplikasi, diantaranya :

   -  Stroke perdarahan

   -  Penyakit jantung

   - Gagal ginjal

   -  Retinopati (mata)

   -  Aterosklerosis

   -  Penyakit vaskular / pembuluh darah

 

Faktor Resiko Penyebab Hipertensi :

    Faktor Resiko yang Tidak Dapat Dikendalikan :

    -  Keturunan / genetik

    -  Usia, semakin tua semakin meningkat karena pembuluh darah mengeras

    -  Ras 

    -  Gender, pria > wanita 

    Faktor Resiko yang Dapat Dikendalikan :

    -  Kegemukan (obesitas)

    -  Stres

    -  Garam, garam berlebihan membuat tubuh menahan cairan

    -  Kolesterol

    -  Merokok

    -  Konsumsi kafein

    -  Alkohol

    -  Pil KB

    -  Obat-obatan (amphetamine, obat pelangsing, obat flu yang mengandung pseudoefedrin, kokain, kortikosteroid).

posisis.jpg

 Pencegahan Hipertensi, dianjurkan untuk :

   -  Perubahan gaya hidup (olah raga, diet rendah Natrium, batasi konsumsi alkohol)

   -  Menjaga berat badan ideal (BMI 20 – 25)

   -  Mengurangi asupan diet yang mengandung Natrium sampai <100 mmol/ hari (<6 g natrium klorida atau <2,4 g natrium per hari).

   -  Konsumsi buah dan sayuran

   -  Berhenti merokok

 

Bila dengan pencegahan atau perubahan pola dan gaya hidup didapati tekanan darah masih tinggi maka dianjurkan untuk konsumsi obat – obatan dari dokter agar tekanan darah terkontrol. Biasanya akan diberikan golongan obat diuretik (mengeluarkan cairan tubuh dengan harapan beban jantung berkurang, efek yang dirasakan pasien menjadi sering kencing ) dan mungkin dikombinasikan dengan golongan ACE inhibitor.